UM Buton Jalin Kerja Sama Internasional dengan Busan Metropolitan City Office of Education
Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Busan Metropolitan City Office of Education (Kantor Pendidikan Kota Metropolitan Busan), Korea Selatan.
Penandatanganan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Jumat (17/4/2026). Dari pihak UM Buton, penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor di ruang rapat Gedung B UM Buton. Sementara itu, dari pihak Busan dilakukan oleh Gubernur Pendidikan Busan, Kim Seok Joon, yang terhubung secara virtual.

Kegiatan ini turut disaksikan oleh perwakilan Busan Metropolitan City Office of Education, Mr. Woo Choong Hwan, serta sivitas akademika UM Buton.
Kerja sama ini bertujuan untuk merevitalisasi pendidikan bahasa Korea di wilayah Buton, sekaligus memperkuat model kerja sama pendidikan internasional yang berkelanjutan.
Dalam dokumen MoU disebutkan bahwa ruang lingkup kerja sama meliputi:
- Pengembangan program pendidikan bahasa Korea bagi mahasiswa dan instruktur
- Pertukaran budaya antara Busan dan Baubau
- Pengembangan kurikulum berbasis kolaborasi internasional
Selain itu, kedua institusi juga sepakat untuk membangun hubungan persahabatan yang mendorong pemahaman lintas budaya antara Indonesia dan Korea Selatan.
Dalam implementasinya, pihak Busan akan memberikan dukungan berupa konsultasi profesional dan materi pendidikan. Sementara UM Buton akan menyediakan dukungan administratif, termasuk fasilitas pembelajaran untuk mendukung program tersebut.
Kerja sama ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing global kampus.
“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi UM Buton dalam memperluas jaringan internasional. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada pendidikan bahasa, tetapi juga berkembang ke bidang riset, pertukaran mahasiswa, dan penguatan budaya global,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa UM Buton berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program internasional yang memberikan pengalaman global bagi mahasiswa.
MoU ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi pendidikan dan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan.
Melalui kerja sama ini, UM Buton diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan pendidikan bahasa Korea di wilayah Sulawesi Tenggara, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas di masa depan.
