UM Buton Fasilitasi 496 Peserta Ikuti Ujian Substantif PPG 2026
Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional melalui penyelenggaraan Ujian Substantif Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026. Sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), UM Buton menjadi lokasi pelaksanaan ujian yang diikuti oleh 496 peserta selama 3–7 Agustus 2026.
Pelaksanaan ujian ini merupakan bagian dari proses seleksi akademik bagi calon peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Melalui ujian substantif, kompetensi dasar calon guru diukur untuk memastikan kesiapan mereka mengikuti tahapan pendidikan profesi sebelum nantinya mengabdi sebagai pendidik profesional di berbagai daerah di Indonesia.
Selama lima hari pelaksanaan, UM Buton menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar proses ujian berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Mulai dari kesiapan ruang ujian, jaringan internet, perangkat komputer, hingga tim teknis dan panitia yang bertugas memberikan layanan kepada seluruh peserta.
Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., menyampaikan bahwa kepercayaan sebagai penyelenggara Ujian Substantif PPG merupakan bentuk pengakuan terhadap kapasitas UM Buton sebagai LPTK yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan.
"Universitas Muhammadiyah Buton merasa bangga kembali dipercaya sebagai LPTK penyelenggara Ujian Substantif Pendidikan Profesi Guru Tahun 2026. Amanah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata UM Buton dalam mendukung peningkatan kualitas guru di Indonesia. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman, tertib, dan profesional," ujar Rektor.
Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Oleh karena itu, proses seleksi calon guru harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berorientasi pada mutu.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan penuh semangat, menjunjung tinggi integritas, serta menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Semoga seluruh tahapan dapat berjalan lancar dan menghasilkan calon guru profesional yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia," tambahnya.


Ujian Substantif PPG merupakan salah satu tahapan penting dalam proses Pendidikan Profesi Guru yang bertujuan mengukur penguasaan kompetensi akademik calon guru sesuai bidang keilmuannya. Hasil ujian menjadi dasar dalam menentukan peserta yang berhak mengikuti tahapan pendidikan profesi berikutnya.
Dengan jumlah peserta mencapai 496 orang, pelaksanaan ujian di UM Buton menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik.
Selain memastikan kelancaran pelaksanaan ujian, UM Buton juga terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif mendukung pengembangan kompetensi guru melalui penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), pelatihan, penelitian pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Partisipasi UM Buton sebagai LPTK penyelenggara Ujian Substantif PPG sejalan dengan visi universitas untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berkarakter Islami. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, UM Buton terus mengambil peran dalam mencetak guru-guru berkualitas yang siap menjawab tantangan pendidikan di era global.
Dengan dukungan sumber daya, infrastruktur, dan komitmen terhadap mutu, Universitas Muhammadiyah Buton optimistis dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak pendidik profesional yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
