Ratusan Mahasiswa FKIP dan FAI UM Buton Ikuti Pembekalan PLP 1, Siap Terjun ke Sekolah Mitra
Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak calon pendidik yang profesional dan berkarakter. Ratusan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Agama Islam (FAI) mengikuti kegiatan Pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 1 yang dilaksanakan di Aula UM Buton, Jumat (10/01).
Kegiatan wajib ini menjadi fondasi awal sebelum para mahasiswa diterjunkan secara langsung ke sekolah-sekolah mitra untuk menjalani praktik kependidikan. Pembekalan PLP 1 dirancang sebagai orientasi komprehensif guna membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang etika profesional, prosedur observasi, serta target capaian pembelajaran selama pelaksanaan PLP.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UM Buton, Dr. Firman Alamsyah Mansyur, S.Pd., M.A. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa PLP 1 merupakan tahap krusial dalam proses pembentukan jati diri calon guru.
“PLP 1 bukan sekadar kegiatan formal akademik, tetapi menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami budaya sekolah, manajemen pendidikan, serta dinamika proses belajar mengajar secara langsung,” ujarnya.
Ia juga berharap para mahasiswa mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi etika profesi guru.
“Kami berharap mahasiswa UM Buton hadir di sekolah mitra sebagai pembelajar yang rendah hati, adaptif, dan menjunjung nilai-nilai profesionalisme. Pengalaman ini akan menjadi bekal penting sebelum mereka benar-benar terjun sebagai pendidik di masa depan,” tambahnya.
Pembekalan PLP 1 difokuskan pada penguatan kesiapan mental dan prosedural mahasiswa. Melalui seminar dan workshop, peserta dibekali berbagai materi teknis, mulai dari standar observasi pembelajaran, penyusunan laporan yang akurat, hingga tata krama profesional saat berinteraksi dengan guru pamong, tenaga kependidikan, dan peserta didik.
Program ini dinilai sangat penting untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan sekolah serta mampu mengamati Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara efektif dan terstruktur.
Usai mengikuti pembekalan, mahasiswa dijadwalkan melaksanakan observasi langsung di sekolah mitra selama satu minggu, terhitung mulai 12–17 Januari 2026. Mahasiswa akan disebar ke seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA di wilayah Kota Baubau.
Dari kegiatan ini, diharapkan lahir mahasiswa yang siap secara mental, matang secara prosedural, dan mampu memaksimalkan fase pengenalan sekolah, sehingga meminimalisir kesalahan non-teknis saat terjun langsung ke lapangan persekolahan.
