Professional, Global, Entrepreneurship

LPM UM Buton Gelar Pelatihan Auditor Mutu Internal untuk Wujudkan Akreditasi Unggul

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) melaksanakan Pelatihan Auditor Mutu Internal dengan tema “Membentuk Auditor Mutu Internal yang Profesional dan Berintegritas untuk Mewujudkan Budaya Mutu dan Akreditasi Perguruan Tinggi Unggul” pada Senin (2/3) di Gedung Korea UM Buton.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pelatihan diikuti oleh para Gugus Jaminan Mutu (GJM) fakultas, serta Unit Jaminan Mutu (UJM) program studi di lingkup UM Buton.

Pelatihan auditor mutu internal ini menjadi langkah strategis UM Buton dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal secara berkelanjutan. Auditor mutu memiliki peran penting dalam memastikan standar akademik, tata kelola, dan kinerja institusi berjalan sesuai regulasi dan target capaian akreditasi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UM Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa budaya mutu harus menjadi komitmen bersama seluruh sivitas akademika.

“Penjaminan mutu bukan hanya tanggung jawab LPM, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh unsur pimpinan dan unit kerja. Auditor mutu internal harus menjadi garda terdepan dalam menjaga standar dan mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan,” tegasnya.

Rektor juga berharap pelatihan ini dapat melahirkan auditor yang profesional, objektif, dan berintegritas dalam menjalankan tugas evaluasi internal.

Dalam pemaparannya, Prof. Achmad Nurmandi menekankan bahwa auditor mutu internal memiliki peran strategis dalam mendorong kesiapan institusi menuju akreditasi unggul.

Ia menjelaskan bahwa kelengkapan dokumen, konsistensi implementasi standar, serta integrasi sistem penjaminan mutu menjadi kunci utama dalam proses akreditasi.

Menurutnya, akreditasi unggul bukan sekadar target administratif, tetapi refleksi dari sistem mutu yang berjalan efektif dan konsisten.

“Budaya mutu harus hidup dalam setiap aktivitas akademik. Jika sistem berjalan baik dan eviden lengkap, maka akreditasi unggul adalah hasil dari proses yang terstruktur,” jelasnya.

Kehadiran dekan, kaprodi, serta tim penjaminan mutu fakultas dan program studi menunjukkan komitmen UM Buton dalam membangun sinergi kelembagaan. Pelatihan ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk menyamakan persepsi tentang standar mutu dan kesiapan akreditasi.

Pelatihan auditor mutu internal ini menjadi bagian dari roadmap transformasi mutu UM Buton menuju institusi yang profesional, akuntabel, dan unggul.

Bagikan Berita