Professional, Global, Entrepreneurship

Dosen UM Buton Jadi Narasumber Pelatihan Auditor Mutu Internal PTMA

Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA). Salah satu dosen terbaik UM Buton, Dr. Firman Alamsyah Mansyur, S.Pd., M.A., dipercaya menjadi narasumber dalam Pelatihan Calon Auditor Mutu Internal (AMI) yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo), 30 Juli–1 Agustus 2026.

Pada kegiatan tersebut, Dr. Firman Alamsyah Mansyur bertugas bersama Wahyuddin, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber yang memberikan pembekalan kepada peserta mengenai implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) di perguruan tinggi.

Keduanya memperoleh penugasan resmi dari Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Surat Tugas Nomor 1350/TGS/I.3/D/2026. Penugasan tersebut merupakan bentuk kepercayaan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah kepada Tim Pendamping Akademik dalam mendukung penguatan sistem penjaminan mutu di lingkungan PTMA.

Pelatihan ini diikuti oleh calon auditor mutu internal, ketua program studi, serta pengelola sistem penjaminan mutu dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo dan sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di wilayah Sulawesi.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi yang komprehensif mengenai kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), standar pendidikan tinggi, teknik pelaksanaan Audit Mutu Internal, penyusunan instrumen audit, praktik dan simulasi audit, penyusunan laporan hasil audit, hingga tindak lanjut hasil audit.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti berbagai sesi praktik, seperti telaah dokumen, penyusunan daftar tilik (checklist), teknik wawancara, identifikasi bukti audit, serta penyusunan temuan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang aplikatif.

Dr. Firman Alamsyah Mansyur menjelaskan bahwa Audit Mutu Internal merupakan instrumen strategis dalam memastikan setiap proses akademik berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

"Audit Mutu Internal bukan sekadar proses evaluasi administrasi, tetapi merupakan instrumen untuk membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Melalui auditor yang kompeten, perguruan tinggi dapat mengidentifikasi berbagai peluang perbaikan sehingga kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola institusi terus meningkat," ujar Dr. Firman.

Ia menambahkan bahwa pelatihan tersebut diharapkan mampu melahirkan auditor yang profesional, objektif, dan memiliki pemahaman yang baik terhadap implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di lingkungan perguruan tinggi.

Keterlibatan Dr. Firman sebagai narasumber menjadi bukti bahwa dosen Universitas Muhammadiyah Buton tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan akademik di tingkat institusi, tetapi juga dipercaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di tingkat nasional, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah.

Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah kepada dosen UM Buton.

"Kami mengucapkan selamat kepada Dr. Firman Alamsyah Mansyur atas kepercayaan yang diberikan sebagai narasumber Pelatihan Calon Auditor Mutu Internal di Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa kompetensi dosen Universitas Muhammadiyah Buton diakui dalam penguatan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi. Kami berharap kontribusi ini semakin memperkuat reputasi UM Buton sekaligus mendorong peningkatan budaya mutu di lingkungan PTMA," ungkap Rektor.

Menurutnya, penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal merupakan bagian penting dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Partisipasi aktif dosen UM Buton dalam kegiatan nasional tersebut sejalan dengan komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tata kelola akademik, dan implementasi budaya mutu secara berkelanjutan.

Melalui keterlibatan dalam berbagai forum nasional, Universitas Muhammadiyah Buton terus memperkuat jejaring akademik sekaligus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah. Semangat UM Buton PROGRESIP (Profesional, Global, Entrepreneurship) menjadi landasan dalam menghadirkan perguruan tinggi yang inovatif, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Bagikan Berita