Dosen FKIP UM Buton Lolos Program Bestari Saintek, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Berbasis Koperasi
Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Salah satu dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Gawise, S.Pd., M.Pd., berhasil lolos dalam Program Bestari Saintek yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Keberhasilan ini ditandai dengan keterlibatan Dr. Gawise sebagai ketua tim dalam program riset berbasis dampak (impact-driven research) yang berfokus pada penguatan ekonomi desa dan ketahanan pangan.
Dr. Gawise mengangkat judul penelitian:
“Transformasi Koperasi Desa Merah Putuh sebagai Instrumen Kemandirian Ekonomi Desa dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton.”
Penelitian ini bertujuan mendorong peran koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang mampu menciptakan kemandirian dan keberlanjutan, khususnya dalam sektor pangan.
Keikutsertaan UM Buton dalam program ini juga tercantum dalam daftar resmi perguruan tinggi penerima Program Bestari Saintek ?, yang memperkuat posisi UM Buton dalam ekosistem riset nasional berbasis inovasi dan kebermanfaatan.
kirim-TTE_Und Pimpinan PT dan Ketua Tim Program Bestari Coaching Program Bestari Saintek dan Penandatanganan Kontrak Bestari Saintek 28-29 April 2026-_preview (1).pdf
Sebagai bentuk komitmen pelaksanaan program, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak Program Bestari Saintek yang dilaksanakan pada 29 April 2026 di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UM Buton turut hadir dan menandatangani kontrak sebagai perwakilan institusi, menegaskan dukungan penuh universitas terhadap penguatan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dr. Gawise menyampaikan rasa syukur dan komitmennya dalam menjalankan program ini secara maksimal.
“Alhamdulillah, ini menjadi peluang besar untuk menghadirkan riset yang tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi desa melalui koperasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa penelitian ini akan melibatkan kolaborasi dengan masyarakat desa agar implementasi program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Rektor UM Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Kami sangat bangga atas keberhasilan Dr. Gawise. Ini membuktikan bahwa dosen UM Buton mampu bersaing di tingkat nasional dengan menghadirkan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi dosen lainnya untuk terus menghasilkan inovasi dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus mendorong riset-riset unggulan yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi Universitas Muhammadiyah Buton sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pengembangan riset berbasis solusi dan kebermanfaatan.
Melalui Program Bestari Saintek, UM Buton diharapkan mampu memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ekonomi desa, ketahanan pangan berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat berbasis riset, dan kolaborasi antara akademisi dan masyarakat
